
Shenzen, CHIP.co.id – ZTE Corporation sebuah perusahaan penyedia perangkat telekomunikasi global dan solusi jaringan terdepan di dunia, hari ini mengumumkan lompatan jauh dari peringkat ke-23 di tahun 2009 menjadi peringkat kedua di tahun 2011 dunia akan aplikasi paten internasional berdasarkan WIPO (World Intellectual Property Organization).
Berdasarkan data online resmi dari WIPO, jumlah aplikasi PCT (Patent Cooperation Treaty, sebuah prosedur terpadu untuk mendaftarkan aplikasi paten untuk melindungi penemuan-penemuan global) dari ZTE terdapat 1.863 aplikasi paten internasional yang telah diregistrasikan ke WIPO.
Sejak tahun 2006 ketika PCT ZTE pertama kalinya memasuki peringkat 100 teratas, rangking tahunannya telah meningkat menjadi peringkat ke-52 pada tahun 2007, kemudian menjadi peringkat ke-38 pada tahun 2008, peringkat ke-23 pada tahun 2009, dan akhirnya menduduki peringkat kedua pada tahun 2010.
Daya saing global ZTE juga telah berkembang secara proporsional, dengan persentase pendapatan luar negri meningkat dari 44% pada tahun 2006, menjadi 57.8% pada 2007 dan 60% pada tahun 2008.
“Jumlah aplikasi paten PCT adalah sebuah pengukuran otoritas atas kemampuan dan daya saing inovasi internasional dari perusahaan serta perangkat yang penting bagi perusahaan teknologi Cina untuk bersaing di pasar internasional dan membangun pasar internasional. ZTE berharap untuk dapat terus meningkatan kekuatan IPR-nya, sehingga pada akhirnya melampaui teknologi dan pasar dengan berinvestasi pada riset & pengembangan dan inovasi independen seiring berjalannya waktu," terang Xie Daxiong, EVP ZTE yang bertugas atas strategi IPR.
WIPO mencatat, berdasarkan beberapa faktor seperti krisis finansial dan penurunan penyisihan dana untuk riset & pengembangan, negara-negara di Eropa dan Amerika Utara tidak memiliki kinerja yang baik pada aplikasi paten.
Jumlah aplikasi paten internasional di Amerika Serikat dan Inggris bahkan telah mengalami penurunan pada tiga tahun terakhir, dibandingkan dengan jumlah aplikasi paten internasional di Cina yang telah menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam menghadapi penurunan tersebut yaitu sebesar 30% dan 56% selama dua tahun terakhir, lebih cepat dari negara lain di dunia.
Tetapi, hal tersebut di atas berbanding terbalik jika dibandingkan dengan total paten ZTE. Berdasarkan akumulasi jangka panjang di bidang IPR, saat ini ZTE telah mendaftarkan total lebih dari 33.000 aplikasi paten internasional, dan telah menjadi salah satu pemegang paten utama di industri komunikasi global.
Lebih dari 90% dari paten yang dimiliki ZTE merupakan paten temuan, termasuk beberapa paten dasar yang meliputi standar teknis internasional untuk komunikasi serta paten inti yang meliputi teknologi kunci dari industri komunikasi. Beberapa diantaranya adalah paten pada industri teknologi utama wireless broadband, ZTE telah memiliki 235 paten dasar LTE, atau sebesar 7%, sehingga menjadikannya salah satu pemegang utama paten dasar LTE.
Menurut ZTE, pertumbuhan yang cepat dari jumlah aplikasi paten internasional dari tahun ke tahun adalah berdasar pada akumulasi kekuatan di bidang IPR secara keseluruhan.
Sebagai tambahan dari alokasi dana yang besar untuk bidang riset & pengembangan setiap tahunnya, ZTE saat ini memiliki lebih dari 30.000 peneliti berpengalaman serta tim IPR yang bekerja penuh pada sistem riset & pengembangan; dan telah memiliki 15 pusat riset & pengembangan di Swiss, Amerika, Perancis, India, dan juga di Cina (Shenzen, Shanghai, dan Beijing).
Sumber Berita : ChipOnline.Co.Id
No comments:
Post a Comment