Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts

Friday, May 6, 2011

AFS, Complaints, and.... the badass vampire, Damon Salvatore!

Meong meong guk guk. Beginilah akibatnya kalo habis ngerjain MYE Social Studies dan Geography dalam satu hari. Bisa-bisanya gurunya ngegabungin dua pelajaran itu... -_- Tangan sampe pegel banget. Kayak kata Mrs Ali, tadi tuh writing marathon. I hope I win haha.

Okay, first things first. Seleksi AFS! GILAAA SUSAH BANGET. Oh tapi sebelumnya, saya mau komentar panjang lebar dulu tentang seleksinya. Jadi seharusnya kan test pertama, Pengetahuan Umum (PU) mulai jam 8. Jam 8 semua pesertanya udah pada masuk ruangan tuh. Ditunggu 5 menit, pengawas belom dateng. 10 menit, belom dateng juga. Setengah jam... Belom dateng juga. Akhirnya jam 8.45 pengawasnya baru dateng! Trus akhirnya mulai testnya juga jam 9... Telat sejam! Emang sih Indonesia dimana-mana ngaret, tapi ini kayaknya ngaretnya lebay. Kalo ngaret normal tuh paling cuman 15 menit gitu, lah ini 45 menit. Ckck. Oke kembali ke topik utama. Test PUnya susah banget. Buat yang tahun depan mau daftar AFS, nih ada beberapa bocoran / contoh-contoh soal...

  1. Bakal ada soal-soal tentang current affairs. Contohnya, Indonesia tahun ini jadi host SEA games yang ke 26. Kemaren soalnya ada yang keluar tentang itu. Trus ex president of Egypt, Hosni Mubarak baru-baru ini kan turun dari jabatannya. Kemaren ditanyain soal semacam gini: "Siapakah presiden Mesir sebelum Hosni Mubarak?"
  2. Ada juga soal-soal tentang lagu-lagu nasional. Pas kemaren, ada satu soal yang ngasih lirik lagu, trus ditanyain siapakah pengarangnya. Ada juga yang ngasih lirik lagu trus ditanya judul lagunya apa.
  3. Ada juga soal-soal matematika dasar. Misalnya ada 24 orang, setiap orang dikasih 6 coklat. Kalo ada 18 orang, setiap orang dapet berapa coklat? Ada juga yang ada sebuah lingkaran gitu, trus ada... Sector? Atau apa itu lah, dikasih sudutnya, trus ditanya itu area nya berapa?
  4. Ada juga soal-soal dasar Biologi sama Kimia. Kalo kemaren Biologi ada yang tentang virus virus apa lah itu, trus kalo Kimia tentang simbol-simbol element di Periodic Table gitu.
  5. Ada yang tentang sejarah Indonesia. Kemaren ditanyain Majapahit masa emas nya atau apa lah itu pas raja nya siapa? Trus ada juga tentang Borobudur, ditanyain relief Karmawibhangga (atau apa lah itu) bercerita tentang apa?
  6. Selain itu, ada juga yang tentang Bahasa Indonesia. Pas kemaren ada 4 kalimat gitu, trus ditanyain kalimat mana yang penggunaan awalan di- nya salah.
  7. Harus tahu tentang pahlawan-pahlawan Indonesia! Kemaren ada soal yang tentang R. A. Kartini gitu.
  8. Selain itu, ada juga tentang singkatan-singkatan gitu, contohnya "AIDS adalah singkatan dari..."
  9. Teruuusss ada juga soal-soal Geografi! Kemaren ditanyain tentang "Negara ... berbatasan di darat dengan negara apa?" pokoknya gitu-gitu lah.
  10. Ada juga tentang pemanasan global. Ditanyain gitu, pemanasan global adalah...
  11. Ada juga tentang award-award gitu, yang di Indonesia sama mancanegara. Contohnya, kemaren ditanyain "Alicia Keys memiliki berapa Grammy Award?" "Yang bukan merupakan nominee Grammy Award tahun ini adalah?" "Kata 'Grammy' diambil dari?"
  12. Soal yang paling gampang nih: Tentang Justin Bieber. Ini kayaknya soal gratisan gitu deh, supaya gak ada yang nilainya 0. -_-
  13. Ada juga tentang motto/slogan/apa lah dari Angkatan Darat/Laut/dan lain-lain
  14. Apa lagi ya..? Lupa :|
Pokoknya susah banget lah PU nya. Dari 100 soal yang pasti jawabannya tuh kurang dari 50 soal... Gila banget sih soalnya -_- Ini mah namanya bukan pengetahuan 'umum', tapi pengetahuan macem-macem (?) Oh ya, pengetahuan umumnya ini bisa dari yang bertahun-tahun lalu sampe cuman beberapa hari sebelum test lho.

Kalo Bahasa Inggrisnya relatif mudah lah. Rada mirip-mirip UN gitu. Ada 3 section, comprehension (jadi dikasih passage trus ntar ada soal-soal tentang passage nya), trus vocab sama apaa gitu lupa. Hehe.

Kalo Bahasa Indonesianya ada 3 pilihan soal:
  1. Jika kamu menjadi Menteri Pendidikan, apa yang akan kamu lakukan untuk memajukan pendidikan di Indonesia?
  2. Sebutkan 3 prinsip hidup kamu dan jelaskan bagaimana prinsip-prinsip itu dapat membantu kamu untuk mencapai cita-citamu.
  3. Apabila kamu berada di posisi orang tuamu, apa yang akan kamu nasihatkan kepada dirimu saat ini?
Gue pilih yang nomor 2 :D Sebelom berangkat seleksi gue udah konsultasi sama Dady dulu hahaha, brainstorming untuk essay nya. Untungnya soal essay yang keluar mirip-mirip sama yang udah dipikirin.

Nanti tanggal 20 Mei, hasil testnya bakal diumumin di website chapter masing-masing. Gueu pingiiiiiiiiiiiin banget nih... Semoga lolos seleksinya... Tapi ya kalo nggak lolos... Ya sudah lah nggak papa. Yang penting udah usaha :D Tapi yang nyesek itu adalah kalo gue gak lolos dan temen-temen yang lain pada lolos semua. Nyesek banget itu, nyesek. Kalo misalnya itu bener-bener terjadi, malu banget deh -_-

Oke sekarang lanjut ke topik berikut. Apa ya? Hm hm. Oh ya. Selanjutnya saya hanya ingin ngomel-ngomel saja, jadi bagi yang tidak tertarik mendengan omelan dan keluhan saya, silakan tinggalkan blog post ini :-) Terima kasih.

Yang pertama... Bisa gak sih kalo ngantri itu yang sabar? Kemaren pas di airport, pas baru ngantri masuk pesawat, biasa lah, banyak orang yang kayak gak sabar banget pingin masuk pesawat trus ngedesek-desek gitu. Emang ada apa sih di pesawat? Masuk ke pesawat duluan kan bukan berarti sampe duluan. Sampenya juga sama-sama kaleee. Gak perlu buru-buru...

Yang kedua, untuk orang yang merokok, tolong jangan merokok di tempat-tempat yang tidak diperbolehkan untuk merokok (?) Maksudnya merokok itu di tempat yang bener kek. Kemaren saya masuk lift pas baru mau berangkat sekolah atau pulang gitu, trus baru masuk bau rokok udah kerasa banget. Hueeek, gak enak! Untuk orang yang merokok, you need to know that when you smoke in public, you are also affecting the people around you. Dan katanya, menjadi perokok pasif itu lebih bahaya daripada perokok aktif. Walaupun saya gak ngerti gimana bisa kayak gini, tapi kalo itu bener... Wah wah wah. Jangan sampe lah. Keenakan nanti, yang ngerokok siapa kok yang menanggung risiko nya orang lain.

Yang ketiga, berkaitan dengan seleksi AFS kemaren, untuk semua orang-orang di Indonesia.... Tolong jangan biasain ngaret. Saya juga kadang-kadang ngaret sih, tapi belakangan ini saya udah usaha supaya gak ngarett. Gak enak kalo misalnya kita janjian ketemuan orang, dan orang yang kita tunggu itu telat. Kalo gak mau digituin, makanya sendirinya jangan suka telat!

Kayaknya sebenernya gue mau ngeluh tentang banyak hal tapi sekarang lupa -_- Ya sudah lah. Lagipula, ngeluh itu gak baik kan?

Last but not least.... I JUST WATCHED THE VAMPIRE DIARIES SEASON 2, EPISODE 21. It was EPIC, man! Saya menitikkan air mata berkali-kali.... Hiks hiks :'( Bener-bener sedih deh. Tiga orang mati. Jenna Sommers mati. John Gilbert mati. Witch jahat mati (gak peduli sih yang ini). Kasian banget Jenna. Dia gak salah apa-apa, malah mati. Oh ya, screw you, Elijah! You traitor! Kesel banget sama Elijah... Dasar Elijah sialaan...! Katanya bisa dipercayain... Eh malah berkhianat. Trus kasian Damon! Damon cannot die! Tapi mustahil juga sih kalo Damon mati. Dia kan salah satu tokoh utama TVD. Dan pasti kalo Damon mati... Jumlah orang yang nonton TVD bakal berkurang drastis. Bener deh. Tanpa Damon, TVD gak bakal sama. *eaaa

Oke kayaknya gitu aja. Minggu depan bakal jadi minggu yang sangat sibuk. Mid Year Exams!

Tuesday, January 11, 2011

School school school.

'O' Levels THIS YEAR.

Just last year I had to do the national exam in Indonesia. This year I have to go though another year of exams, studies, and all things related to school. I need a break...



Anyway... I'd rather tell stories about my holiday than school. :)

During the holiday, I watched the second leg of the Finals in the AFF Cup (or more known as the Suzuki Cup) live at Stadium Utama Gelora Bung Karno. It was epic. A lot of people came.. The streets were just full of red people. I wore a red coloured T-shirt too. It's a replica of the Indonesia soccer team jersey.
I had fun there. I really felt like an Indonesian. I joined the others singing the Indonesian national anthem. We cheered when our players came out... We cheered real loud. And when the opponents came... Well, we didn't really cheer. The weird thing is that... How come I didn't see any Malaysians there? I mean, it's Indonesia vs Malaysia, shouldn't there be any Malaysians? I didn't see any people in yellow :|
We were the winners that day, but we weren't champions. But nevertheless, GARUDA TETAP IDOLAKU. (Translate: Garuda is still my champion). No matter what happens... I will still proud of Indonesia.
The man of the match was AHMAD BUSTOMI from INDONESIA! He's one of my favourite players! The best player throughout the cup was also from Indonesia, he's the captain of our squad, FIRMAN UTINA. The top scorer was from Malaysia, SAFEE SALI with 6 goals if I'm not mistaken. I think we did wonderfully during the tournament. We've been runner ups 4 times! Well, maybe it's just not the time for us.

Besides that, I'd like to comment on some of the Indonesians attitudes. During the first matches... Our squad was really awesome. We beat Malaysia 5-1, crushed Laos 6-0 and defeated Thailand 2-1. I think these wins made some Indonesians... Hmm I don't know what to say. Too arrogant? At that time, we already felt like champions. But the truth was... We weren't yet. Then there was this schedule from PSSI. I think they kinda filled some of the player's free time with... Unimportant things. We should have focused.
But anyway, the past is the past. We should just prepare for the future.

I don't feel like writing anything else. Byebye.

Thursday, December 2, 2010

Enjoying a FANTASTIC Holiday!

Hey fellas. Long time no see :D

I've been quite preoccupied for the past few weeks. I'm in Indonesia now... Having a great time. The only problem is, my friends and family in Indonesia are still taking their final exam now. So I'm usually left alone at home, with my Mom. But I guess it's okay. I mean, I still enjoy my time here. I don't live here any more, and I really, really miss Indonesia.

So.. I'm trying to finish all my homeworks now. So that for the remaining weeks I don't have to worry about school anymore. But I've got a little problem here. I lost my Chemistry worksheets! Wait, not only worksheets but also some of my notes. I really don't know where they are now. I think I left them either in my room or downstairs, but I've searched the entire house, and it's nowhere to be found! But what boggles my mind even more is that, around 2 weeks ago I was cleaning up my room, throwing away papers and other stuff that I don't need anymore. I'm worried that I accidentally put my Chemistry worksheets and notes there. *Gulp*.

The next problem is... Well, actually this isn't a big of a deal as the first one. My English homework is to create four summaries and reflections of an article on the Straits Times newspaper (Singaporean newspaper). Since I'm spending the whole holiday in Indonesia... I don't know whether I can buy the newspaper or not. But I was thinking... Maybe I can take some articles from the online website :/ but still, the articles there are not as complete as the ones in the newspaper, and if I'm not mistaken, the instructions clearly say to take it from the magazine :/.

But nevermind, I'm sure I can find a way out. I've finished Geography, Social Studies, Physics and Malay. I've done English, E Maths and A Maths halfway too :D


Enough about school. Oh yeah. On Wednesday, Indonesia beat Malaysia in a soccer game, Indonesia 5-1 Malaysia! I am so proud :) GO INDONESIA!

I guess that's all I'll say today. There are tons of stuff I'm experiencing right now, but I guess I'll tell you guys later. So long for now... Byebye :)

Thursday, October 28, 2010

Sumpah Pemuda 28 Oktober

Pertama

Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah dara jang satoe, tanah air Indonesia.

Kedua

Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga

Kami poetra dan poetri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Wednesday, October 27, 2010

Pray For Indonesia

On Monday 26 October, an earthquake of 7.7 magnitude triggered a tsunami near Sumatra, killing at least 113 people and injuring many. On Tuesday 27 October, the volcanic eruption of Mount Merapi in West Java displaced thousands of villagers. The toll of deaths and injuries continue to rise, while family members continue to search for their loved ones.

I would like to extend my prayers and hope for those who affected in this difficult time.

Spread the love.

-Proud Indonesian.

(Source: http://allaboutindonesia.tumblr.com/)

Tuesday, October 26, 2010

December Holidays ARE COMING!

"Well hello people. It's the last week of school! I can't believe I'm gonna be back at home in a couple of weeks. I still have this headstart programme thing for one and a half weeks so I have to stay in Singapore for a bit longer. And that also means I'll have to spend my birthday in Singapore :(. But I'm trying to see the positive side of this. So... For this year only, I'm gonna 'postpone' my birthday and pretend that it's actually on the 14th of November. Which means I'll be 14 for 372 days and I'll be 15 for only 358 days. :D

The final exam results have come out and... Not bad :). I'm 6th in class! Happy to hear that.

The past few days I've been really really really into Glee. You know Glee right? It's this TV show on FOX. It's amazing, I really love it. As Cory Monteith put it, it's like High School Musical has been punched in the stomach and had it's lunch money stolen. I don't really get what he means.. But I guess I'll stick to his analogy. But I think it's just awesome and that you should watch it.

I didn't really know what Glee was until I heard my friends talking about it, which was like half a year ago. It's on every Tuesday/ Wednesday night (I forgot), and I'm not really allowed to watch TV on weekday-nights so that's why I didn't really know what Glee was. But I did watch an episode, after I asked permission from my Mom. And at that point of time, I didn't really get what people really saw in Glee, and just thought that it was just some ordinary TV show. But around two weeks ago me and my dad went to this DVD retailer and I bought the complete season 1 of Glee. And.. I finished watching all of it in like 4 or 5 nights (I had school during the day). And I loved it.

So.. FOX is already airing the second season now. I can't wait to go back to Indonesia so that I can watch Glee! I don't think they have FOX at the place I'm staying now. So for now I guess I'll just have to wait. Oh, and Glee does really awesome musical numbers. Watch this.


Ok so that's that. Oh, and I saw these really funny doormats. Check them out.






That's all for now... And see you in Indonesia! :D

"I used to think this was like the lamest thing on earth. And maybe it is. But we're all here for the same reason: 'cause we want to be good at something."
-Finn Hudson


"Being a part of the glee club and football has really showed that I can be anything. And what I am is... I'm gay."
-Kurt Hummel

"Glee is supposed to be what's inside your heart, not what's coursing through your veins."
-William "Will" Schuester

"I don't trust a man with curly hair. I can't help picturing small birds laying sulphurous eggs in there and I find it disgusting."
-Sue Sylvester

"Sometimes people have to deal with a little adversity. I learned that at glee club."
-Quinn Fabray

"Bring it on, William. I am reasonably confident that you'll be adding revenge to the long list of things you're not good at. Right next to being married, running a high-school glee club, and finding a hairstyle that doesn't make you look like a lesbian."
-Sue Sylvester

"I'm gonna bring some Asian cookery to rub your head with, 'cause right now you've got enough product in your hair to season a wok."
-Sue Sylvester

"[Sniffis] Oh, hey William. I thought I smelled cookies wafting from the ovens of the little elves who live in your hair."
-Sue Sylvester

"I'm a delinquent, sure. I like setting things on fire and beating up people I don't know. I own that. But I'm not a liar."
-Noah "Puck" Puckerman

"I'm a sex shark. If I stop moving, I die."
-Noah "Puck" Puckerman

"I'm proud to be different. It's the best thing about me."
-Kurt Hummel

"To be honest, Will, I'm having a really difficult time hearing anything you say today, because your hair looks like a briar patch. I keep expecting racist, animated Disney characters to pop up and sing songs about living on the bayou."
-Sue Sylvester

"I'm gonna take your house, your car, your extensive collection of vests. I mean, seriously, Will-you wear more vests than the cast of Blossom."
-Sue Sylvester

"Brittany: I don't want to do Britney.
Kurt: Why no Britney, Brittany?
Brittany: Because my name is also Britney Spears. My middle name is Susan. My last name is Pierce. That makes me Brittany S. Pierce-Britney Spears. I've lived my entire life in Britney Sprears's shadow and I'll never be as talented or as famous. I hope that you'll all respect that I want glee club to remain a place where I, Brittany S. Pierce, can escape the torment of Britney Spears."
-Brittany S. Pierce and Kurt Hummel

"[To Emma] I realise you're only half orangutan, but I'm still very allergic to your lustrous ginger mane."
-Sue Sylvester

"How can you do a duet with yourself? That's like, vocal masturbation, or something."
-Santana

Friday, October 8, 2010

Kita - Sheila On 7

This song reminds me of Darwin. No, not Charles Darwin, I don’t even ‘know’ him. I’ve never met him. The Darwin I meant is my previous class in Indonesia. The classes in my school are named after famous scientists, archaeologists and other famous people, and my class was named after Charles Darwin. But we like to call ourselves ‘Darwewin’. It actually means ‘We win!’ and our form teacher’s name is actually ‘Wiwin’ so it’s like… Similar. Haha.

Okay, well, now we’re on our separate ways and I miss them so much! It’s the best class I’ve ever been in so far. This song just reminds me of Darwin. We were actually planning to sing this song together during graduation, but it was cancelled. Well, never mind :)

Di saat kita bersama
Di waktu kita tertawa
Menangis merenung
Oleh cinta

Kau coba hapuskan rasa
Rasa dimana kau melayang jauh
Dari jiwaku Juga mimpiku

Biarlah, biarlah
Hariku dan harimu
Terbelenggu satu
Oleh ucapan manismu

Reff 1 :

Dan kau bisikkan kata cinta
Kau t’lah percikkan rasa sayang
Pastikan kita seirama
Walau terikat rasa hina

Sekilas kau tampak layu
Jika kau rindukan gelak tawa
Yang warnai Lembar jalan kita
Reguk dan teguklah
Mimpiku dan mimpimu
Terbelenggu satu
Oleh ucapan janjimu

Reff 2 :

Dan kau bisikkan kata cinta
Kau t’lah percikkan rasa sayang
Akankah kita seirama
Saat terikat rasa hina

Tuesday, September 28, 2010

"Go to hell with your aids!" -SOEKARNO; Indonesia's 1st President

“Soekarno buat Presiden Amerika bertekuk lutut.” [Translate: Soekarno made American President fall to their knees.]

Soekarno is Indonesia’s first president. To tell you the truth, I think Bung Karno would be my favourite Indonesian president. He had the courage and the brains. Could you believe that he actually said “Go to hell with your aids!” to America?! He’s really an idol. He really knew how to negotiate things.



Bung Karno geram. Ike mencoba merayunya, “Tolong bebaskan pilotku”. Tapi Bung Karno tetap saja geram. Mungkin juga karena yang merayu Soekarno adalah Ike, seorang pria tua. Ike itu adalah nama panggilan D. Dwight Eisenhower, presiden AS di masa itu. Kali ini Amerika memang kena batunya.
Negara digdaya itu dibikin malu Indonesia ketika pilotnya, Allen Pope ditembak jatuh di pulau Morotai. Lebih malu lagi, karena dengan tertangkapnya pilot itu, kedok AS dan CIA akhirnya terbuka. Kedok yang membuktikan AS melalui CIA sudah main api dengan petualangannya di balik pemberontakan separatisme di Indonesia. Termasuk juga infiltrasi AS yang mempersenjatai para pemberontak itu. Ini yang bikin Bung Karno geram, dan mulai memainkan kartu trufnya.
Bung Karno yang tadinya dikerjai Amerika, sekarang balas mengerjai Amerika. Bung Karno sadar, tertangkapnya Allen Pope mendongkrak posisi tawar Indonesia di hadapan Amerika. Cerita selanjutnya adalah bagaimana Ike dan John F. Kennedy jadi repot dibuatnya.Inilah moment bersejarah ketika Indonesia yang miskin untuk pertama kalinya punya posisi tawar tinggi di hadapan “juragan kaya”, Amerika.
Bung Karno tidak cuma menuntut Amerika mesti minta maaf. Tapi masih ada sederet permintaan lain yang bikin Amerika “maju kena mundur kena”. Eisenhower minta Indonesia melepaskan pilot Allen Pope. Tapi Bung Karno tidak mau melepas begitu saja dengan gratis. Pilot itu adalah kartu truf-nya.

Allen Pope
Inilah kisah bagaimana Bung Karno dengan amarah “memiting leher Allen Pope” sambil telunjuknya memberi isyarat agar Amerika mau bersimpuh di kaki Bung Karno (tentu saja ini hanya simbolisasi teatrikal).
Gantung Allen Pope! Hukum mati Allen Pope! Begitu gelombang protes di depan kedutaan AS di Jakarta setelah Allen Pope tertangkap. tahun 1958 itu . Rakyat Indonesia memang dibikin naik darah oleh kelakuan Allen Pope. Soalnya si pilot ini sudah menjatuhkan bom di Ambon yang memakan tak sedikit korban jiwa.
Di tengah suasana panas itu, teman-teman Mas Tok atau Guntur Soekarnoputra tidak berhenti menjejalinya dengan pertanyaan-pertanyaan seputar pilot Allen Pope.Percakapan Bung Karno dengan putra sulungnya berkaitan hal itu, sudah banyak diungkap berbagai sumber. Tapi sebetulnya ada yang lebih penting lagi di balik percakapan antara Bung Karno dan Mas Tok berikut ini…..
Bung Karno sedang mandi. Mas Tok yang masih remaja menggedor-gedor pintu kamar mandi. Tidak sabar. Karena pintu terus digedor, Bung Karno melongok sebentar. “Ada apa tho Mas Tok? Bapak belum selesai mandi”.
Begitu pintu terbuka, Mas Tok langsung menyambar ayahnya dengan pertanyaan, “Bener nggak sih bapak menukar pembebasan Allen Pope dengan tebusan pesawat Hercules?”. Mas Tok memang tidak sabaran ingin segera tahu jawabnya. Saat itu juga dia harus mendapatkan bocoran jawabannya. Memang sebelumnya di antara teman-temannya, mereka sudah kasak-kusuk membenarkan gosip itu. Mas Tok jadi panas juga. Soalnya sebagai anak Bung Karno, seharusnya dia lebih tahu dari teman-temannya.
Mas Tok yang penasaran tidak perlu menunggu lama menanti jawab ayahnya. Pertanyaan Mas Tok itu langsung disambar dengan tawa khas ayahnya. Menggelegar, “Hahahahaha……biar saja Amerika kasih Hercules itu buat Bapak. Kalau Amerika kirim pesawat lagi, nanti Bapak suruh tembak lagi. Sebagai tebusannya, Bapak minta Marilyn Monroe dan Ava Gardner”.

Ava Gardner
Itu humor khas Bung Karno. Humor seorang negarawan nyentrik. Cara Bung karno bercanda dengan politikus sejawatnya sehari-hari, tidak beda jauh dengan guyonan-nya dengan anak-anaknya. Mas Tok dan adik-adiknya sudah hafal adat ayahnya. Dasar Bung Karno!Tapi sebetulnya di balik canda itu, mungkin bahkan Bung Karno dan Mas Tok sendiri waktu itu belum menyadari sesuatu. Yaitu buntut dari posisi tawar Indonesia tadi, Bung Karno telah memulai tonggak lahirnya sejarah armada baru bagi AURI, yaitu lahirnya skuadron Hercules di Indonesia. Armada ini kelak turut punya andil dalam merebut Irian Barat dari Belanda.Itu semua berawal dari negosiasi tarik ulur demi pembebasan seorang pilot yang bikin Amerika gelisah. Bagaimana tidak? Soalnya kalau tidak segera diselamatkan, bisa-bisa pilot itu buka mulut tentang info rahasia yang berkaitan dengan permainan CIA.
Dulu serangan Maukar ke Istana didesas-desuskan akibat Bung Karno menggoda tunangan sang pilot.
Gosip selanjutnya menghantam Bung Karno lagi. Yaitu pembebasan pilot Allen Pope digosipkan karena Bung Karno dirayu oleh istri Pope, yang sengaja didatangkan dari Amerika. Walaahhh….
Kedengaran kayak gosip murahan. Tapi tunggu dulu! Sejarah kadang memang diwarnai gosip murahan, yang bermuara pada hasil yang tidak murahan. Konon itu yang namanya intrik politik tingkat tinggi. Intrik yang menggunakan sisi kelemahan Bung Karno. Kelemahan apalagi kalau bukan soal perempuan? Mentang-mentang Bung Karno mata keranjang…..
Bung Karno memang mata keranjang. Tapi pihak yang anti Bung Karno kadang memanipulasi sisi ini secara berlebihan. Sama halnya CIA yang menggunakan kelemahan don yuan-nya Bung Karno untuk menjatuhkan kredibilitas presiden RI di mata rakyatnya. Menjatuhkan Bung Karno adalah satu-satunya cara agar Amerika bisa bercokol kuat di Indonesia. Sudah dicoba segala cara agar Bung Karno jatuh, tidak berhasil juga. Dicoba dengan cara ancaman embargo, penghentian bantuan…..ehhh Bung Karno malah teriak, “Go to hell with your aid!”.

Go to hell with your aid!
Akhirnya CIA pakai cara lain. Yaitu infiltrasi ke berbagai pemberontakan di Indonesia. Puncaknya terjadi dalam pertempuran di pulau Morotai, tahun 1958. Ketika itu TNI (pasukan marinir, pasukan gerak cepat AU, dan AD) menggempur Permesta, gerakan pemberontakan di Sulawesi Utara.
Persenjataan Permesta tidak bisa dianggap enteng. Soalnya ada bantuan senjata dari luar. Tadinya tudingan bahwa CIA adalah biang kerok semua ini masih dugaan saja. Ketika kapal pemburu AL dan mustang AU melancarkan serangannya, satu pesawat Permesta terbakar jatuh.
Sebelum jatuh, ada dua parasut yang tampak mengembang keluar dari pesawat itu. Parasut itu tersangkut di pohon kelapa. TNI segera membekuk dua orang. Yang satu namanya Harry Rantung anggota Permesta. Dan yang tak terduga, satunya lagi bule Amerika. Itulah si pilot Allen Pope. Dari dokumen-dokumen yang disita, terkuak Allen Pope terkait dengan operasi CIA. Yaitu menyusup di gerakan pemberontakan di Indonesia untuk menggulingkan Soekarno.Tak pelak lagi, tuduhan bahwa Amerika dengan CIA adalah dalang pemberontakan separatis, bukan isapan jempol!
Peristiwa tertangkapnya Allen Pope adalah tamparan bagi Amerika. Itu mungkin terwakili dalam kalimat Allan Pope ketika tertangkap. Setelah pesawat B-26 yang dipilotinya jatuh dihajar mustang AU dan kapal pemburu AL, komentar Pope: “Biasanya negara saya yang menang, tapi kali ini kalian yang menang”. Setelah itu dia masih sempat minta rokok.

B-26 kena tembak
Tapi sebetulnya yang lebih bikin malu Amerika bukan soal kalah yang dikatakan Pope tadi. Tapi tertangkapnya Allan Pope mengungkap permainan kotor AS untuk menggulingkan Soekarno. Amerika terus ngeyel menyangkal. Tapi bukti-bukti yang ada, akhirnya membungkam mulut Amerika.
Taktik kotor itu jadi gunjingan internasional. Tanpa ampun, kedok Amerika dengan CIA-nya berhasil dibuka Indonesia, lengkap dengan bukti-bukti telak. Amerika terpaksa berubah 180 derajat menjadi baik pada Soekarno. Semua operasi CIA untuk mengguncang Bung Karno (untuk sementara) dihentikan.
Amerika berusaha mati-matian minta pilotnya dibebaskan. Segala cara pun mulai dilakukan untuk mengambil hati Bung Karno. Eisenhower mengundang Soekarno ke AS bulan Juni 1960. Lalu Soekarno juga diundang John Kennedy di bulan April 1961. Di balik segala alasan diplomatik tentang kunjungan itu, tak bisa disangkal itu semua buntut dari cara Bung Karno memainkan kartunya terhadap Amerika.
Selama periode itu, Bung Karno main tarik ulur dengan pembebasan Pope. Tarik ulur itu berjalan alot. Karena Bung Karno ogah melepaskan Pope begitu saja. Bung Karno sengaja berlama-lama “memiting leher” Allan Pope sebelum Amerika meng-iya-kan permintaan Indonesia. Amerika mati kutu. Tak ada jalan lain. Negosiasi pun segera dimulai. Negosiasi alot yang memakan waktu 4 tahun, sebelum akhirnya Allen Pope benar-benar bebas.
Dimulai dengan Ike atau Eisenhower yang membujuk, merayu dan mengundang Bung Karno ke Amerika. Namun sesudahnya Bung Karno tetap tidak mau tunduk diatur-atur Ike. Situasi mulai berubah sedikit melunak setelah kursi kepresidenan AS beralih ke John F. Kennedy.

Soekarno bersama JFK
John Kennedy tahu, kepribadian Soekarno sangat kuat dan benci di-dikte. Karena itu dengan persahabatan dia mampu “merangkul” Soekarno. “Kennedy adalah presiden Amerika yang sangat mengerti saya”, kata Bung Karno.Dengan John, negosiasi mulai mengarah ke titik terang. Berkaitan itu pula, John mengirim adiknya Robert Kennedy ke Jakarta. Robert membawa sejumlah misi, diantaranya: “bebaskan Pope”.

Robert Kennedy dan istri (di belakang Soekarno)
Konon ketika itu juga Amerika mengirim istri Allen Pope yang cantik. Perhitungannya, wanita cantik mampu meluluhkan hati Bung Karno. Ini asal mula beredar issue bahwa Bung Karno dirayu istri Allen Pope. Yang tidak banyak disebutkan orang, yaitu ibu dan saudara perempuan Allen Pope juga datang memohon-mohon dengan tangisan minta belas kasihan Bung Karno.Buat Bung Karno, pilot itu dibebaskan atau tidak dibebaskan, hasilnya sama saja. Yaitu tidak membuat korban-korban bom si pilot bisa hidup kembali. Jadi kenapa tidak memanfaatkan saja ketakutan Amerika yang ciut kalau pilot itu buka mulut?
Bung Karno memainkan kartu trufnya atas dasar apa yang dibutuhkan bangsa Indonesia pada waktu itu. Indonesia betul-betul sengsara dan kelaparan, jadi butuh uang dan nasi. Indonesia sedang bertempur melawan Belanda untuk merebut Irian Barat. Jadi butuh senjata, sejumlah perangkat perang dan armada tempur.
Permintaan Bung Karno itu tentu saja tidak disampaikan dengan cara mengemis. Tapi dengan cara yang menyeret Amerika untuk membuat interpretasi diplomatik. Mau tidak mau, isyarat diplomatik Soekarno bikin Amerika harus bisa membaca yang tersirat di balik yang tersurat.Dibanding Ike alias Eisenhower, John Kennedy lebih peka membaca isyarat itu. Itulah yang dimaksud Bung Karno bahwa John Kennedy mengerti dirinya. Kennedy tidak cuma sekedar mengundang Bung Karno ke Amerika untuk plesiran. Tapi juga ada tindak lanjut nyata di balik undangan diplomatik itu.
John paham Indonesia butuh perangkat perang untuk merebut Irian Barat. Di antaranya armada tempur. Karena itu diajaknya Bung Karno mengunjungi pabrik pesawat Lockheed di Burbank, California. Di sana Bung Karno dbantu dalam pembelian 10 pesawat hercules tipe B, terdiri dari 8 kargo dan 2 tanker.

Lockheed ,Burbank- California.
Negosiasi pembebasan Allen Pope antara Ike dan Bung Karno tadinya alot. Tapi jadi licin jalannya dengan John. Dia tidak pelit membalas “kebaikan” Bung Karno yang memenuhi permintaan AS untuk membebaskan Allen Pope.

Allen Pope diadili

Hasilnya? Hercules dari Amerika, menjadi cikal bakal lahirnya armada Hercules bagi AURI (armada yang kelak ikut bertempur merebut Irian Barat). Bung Karno bisa membuat Amerika menghentikan embargo. Lalu menyuntik dana ke Indonesia. Juga beras 37.000 ton dan ratusan persenjataan perangkat perang. Kebutuhan itu semua memang sesuai dengan kondisi Indonesia saat itu.
Ternyata begini ini yang namanya negosiasi tingkat tinggi. Akhirnya Allen Pope dibebaskan secara diam-diam oleh suatu misi rahasia di suatu subuh, Februari 1962. Negosiasi itu seluruhnya tentu makan biaya yang tidak sedikit. Siapa yang mesti membayar semua itu? Konon rekening Permesta yang harus membayar ganti rugi akibat negosiasi itu. Sempat terdengar selentingan bahwa jalan by pass Cawang-Tanjung Priok dan Hotel Indonesia lama di Bundaran HI Thamrin, adalah wujud dari ganti rugi itu. Benarkah demikian? Wallahualam.Sayang hubungan mesra Bung Karno dengan Amerika berakhir setelah Kennedy terbunuh tahun 1963. Terbunuhnya Kennedy membuat CIA kembali leluasa mewujudkan mimpi lama yang sempat terhenti. Yaitu terus mengguncang kursi Bung Karno, hingga Putra Sang Fajar itu akhirnya benar-benar terbenam. Kita semua tahu bagaimana akhir episode itu.
Sumber : http://malemminggu.wordpress.com/2010/09/20/ketika-amerika-serikat-terpaksa-tunduk-kepada-indonesia/

I know I don’t really know much about this topic, but… Soekarno was a really decent politician. MERDEKA!

(Source: terselubung.blogspot.com)